Pembagian raport

Pembagian raport

Untuk sebagian orang pembagian laporan hasil belajar atau raport adalah hal yang menyenangkan dan dinanti-nanti. Namun, itu tidak bagi jiwa orang-orang yang berbeda keadaan dari anak sekolah lainnya.

Dapet rangking atau ga dapet rangking

Nilainya naik atau nilanya turun

Ga ngaruh dihidup aku

Ga bakalan bawa perubahan di hidup aku

Ga membawa kebahagiaan di hidup aku

Jangankan untuk hadiah sekedar ucapan pun gak terucap

Karna di minta baru ucapan itu terucap

Sekedar UCAPAN

Itu lah yang terasa dan itu bentuk ungkapan dari apa yang dirasanya. Segelintir senyuman tersungging hanya untuk menandakan hatinya senang. Sorak-sorak sorai kawan yang bergema menyentuh dinding sekolah membuat jiwanya semakin bergetar. Iri melanda hati dan  topeng itu ga bisa bertahan lama. Langkah kecil mengiringi perjalanan pulangnya seiring dengan tetesan air matanya. Rasa kebersamaan orang tua dan anak saat pembagian raport begitu di dambakan. Khayalan melambung tinggi dan sirna. Bukan hadiah yang benar-benar diharapkan tapi kebersamaan dan motivasi itu yang diharapkan.

‘Kapan aku bisa kaya mereka ?’

Pertanyaan yang tersimpan rapat dalam hatinya yang entah kapan akan terjawab, atau mungkin tak akan terjawab, atau memang tak da jawaban untuk pertanyaan itu.

Dalam doanya terselipkan semoga tak ada ada lagi jiwa-jiwa seperti aku.

Posted on Februari 5, 2012, in Catatan Emosi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: